Kepala BRMP Sulteng Bersama Tenaga Ahli Mentan Tinjau dan Genjot Percepatan Tanam di Tolitoli
Toli-Toli, 3 April 2026 –Kepala BRMP Sulawesi Tengah Dr. Ruslan Boy, SP., M.Si., bersama Tenaga Ahli Menteri Pertanian bagian Kerjasama Sektor Pertanian, Prof. Ir. Muhammad Arsyad, S.P., M.Si., Ph.D., serta perwakilan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian selaku penanggung jawab program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Sulawesi Tengah, melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka monitoring dan pendampingan percepatan tanam pada lahan hasil cetak sawah di Kabupaten Toli-Toli.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toli-Toli, para penyuluh pertanian, serta unsur TNI yang berperan sebagai pelaksana konstruksi di lapangan. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi tanam sekaligus memastikan keberlanjutan program berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Monitoring ini dilaksanakan untuk memastikan bahwa lahan hasil program CSR yang telah melalui tahap pengolahan tidak berhenti pada proses tersebut, tetapi segera dimanfaatkan melalui kegiatan penanaman oleh petani. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan serta percepatan peningkatan produksi pertanian di wilayah Sulawesi Tengah.
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan peninjauan pada tiga lokasi, yaitu di Kecamatan Toli-Toli Utara tepatnya di Desa Salumpaga dengan luasan sekitar 10 hektare, di Kecamatan Dakopamean di Desa Lingadan dengan luasan sekitar 6 hektare pada Kelompok Tani Langatta, serta di Kecamatan Galang di Desa Bajugan dengan luasan kurang lebih 20 hektare. Khusus di Desa Bajugan, kegiatan dirangkaikan dengan penanaman bersama sebagai bentuk nyata percepatan realisasi tanam pada lahan hasil cetak sawah.
Dalam arahannya, Prof. Ir. Muhammad Arsyad menegaskan bahwa program Cetak Sawah Rakyat tidak boleh berhenti pada tahap olah lahan, melainkan harus berlanjut hingga penanaman dan produksi. Ia juga menekankan pentingnya penerapan pola tanam yang disesuaikan dengan kondisi serta kemampuan petani di masing-masing wilayah.
Sementara itu, Kepala BRMP Sulawesi Tengah, Dr. Ruslan Boy, S.P., M.Si., menekankan pentingnya peran strategis penyuluh pertanian dalam mengawal keberhasilan program di lapangan. Ia meminta agar penyuluh terus meningkatkan intensitas pendampingan kepada petani, sehingga seluruh lahan hasil cetak sawah dapat segera ditanami dan dimanfaatkan secara optimal.
Lebih lanjut, disampaikan harapan agar seluruh luasan lahan CSR di Kabupaten Toli-Toli yang mencapai sekitar 110 hektare dapat ditanami secara menyeluruh, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pertanian daerah.
Melalui kegiatan ini, BRMP Sulawesi Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan program strategis pertanian, khususnya percepatan tanam pada lahan hasil cetak sawah, sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi dan penguatan ketahanan pangan di Sulawesi Tengah.
Penulis : Dwiky Rditya La'lang
Editor :Irwan Suluk Padang